Rasulullah SAW bersabda:
"Setelah aku wafat (dan) setelah lama aku tinggalkan (dunia ini), umat Islam akan menjadi lemah. Di atas kelemahan itu, orang kafir akan (mengambil peluang) menindas mereka (umat Islam) bagaikan orang yang makan dengan rakus.”
Sahabat bertanya,
“Apakah ketika itu umat Islam lemah dan musuh terlalu kuat?”
Sabda Rasulullah S.A.W.,
“Bahkan mereka (umat Islam) pada masa itu (jumlahnya) lebih ramai (dari sekarang) tetapi tidak dapat memberikan apa-apa manfaat (tidak berguna), tidak dapat memberikan apa-apa erti (kesan) dan musuh (orang kafir) tidak takut (gerun) akan mereka. Mereka (umat Islam ketika itu) ibarat (hanya) buih di lautan.”
Sahabat bertanya lagi,
“Mengapa seramai itu tetapi (hanya) seperti buih di lautan?”
Sabda Rasulullah S.A.W.,
“Kerana (mereka dilanda) dua penyakit iaitu Al Wahan.”
Sahabat bertanya lagi,
“Apakah itu Al Wahan?”
Sabda Rasulullah S.A.W.,
“Cintakan dunia dan takutkan mati".
Dari Abu Daud dan Tabrani dari Abdullah bin Mas'ud dan dari pada Nabi SAW sabdanya:
“Kalaulah usia dunia ini hanya tinggal sehari (sahaja lagi), nescaya Allah akan panjangkan hari berkenaan sampai diutuskan kepadanya seorang lelaki (Al Mahdi) dari keluargaku. Namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan ayahku dan dia memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana (ketika itu) ia telah dipenuhi dengan kezaliman”
Dari Ibni Abi Syaibah dan Nu'aim bin Hammad dalam Al Fitan dan Ibnu Majah dan Abu Nu'aim dari Ibnu Mas'ud, katanya :
“Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan (wajah) mereka, maka Rasulullah berlinangan air mata dan wajah beliau berubah (muram/sedih). Akupun bertanya :
“Mengapakah kami melihat pada wajahmu, sesuatu yang kami tidak sukai?”.
Beliau menjawab :
“Kami Ahlul Bait telah Allah pilih untuk kami akhirat melebihi dunia. Kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah Timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan , tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetapi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa di antara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.”
Dari Tsauban r.a. Sabda Rasulullah SAW :
“Akan datang Panji Panji Hitam dari sebelah Timur, seolah-olah hati mereka kepingan-kepingan besi. Barangsiapa mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbaiatlah kepada mereka sekalipun merangkak di atas salji. (dari Al Hasan bin Sofyan dari Al hafiz Abu Nuaim - dari kitab Al Hawi lil fatawa oleh Imam Sayuti)
No comments:
Post a Comment